Apakah Lulusan Jurusan Desain Interior Dibayar dengan Layak?

Apakah Lulusan Jurusan Desain Interior Dibayar dengan Layak?

Tidak jarang seseorang bingung untuk mengambil jurusan karena pekerjaan di masa depan setelah lulus. Apakah pekerjaan tersebut dibayar dengan layak atau tidak. Seperti jurusan desain interior, banyak yang bingung, apakah setelah lulus akan dibayar layak atau tidak?

Faktanya, gaji desainer interior di Indonesia masih berkisar antara Rp3,5-6 jutaan level junior. Jadi per tahunnya sekitar Rp42-72 jutaan.

Besar gaji tersebut jauh dibawah rata-rata gaji desainer interior di luar negeri. Di luar negeri, seorang desainer interior memiliki gaji sekitar $35.000 per tahunnya (sekitar Rp497 juta, kurs Rp14.203,50).

Gaji tersebut biasanya diperoleh desainer interior fresh graduate. Namun, apakah semuanya desain interior memiliki pendapatan sebesar itu? Tentu tidak.

Setiap lulusan jurusan desain interior bisa jadi bekerja di tempat yang berbeda dan mengambil profesi yang berbeda. Jadi, bisa saja gaji Anda akan lebih rendah atau bahkan lebih tinggi dari itu.

Trik Mendapatkan Gaji Tinggi

Setelah lulus, tentu Anda ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang layak, bukan? Maka dari itu, Anda harus mempersiapkan modal untuk bekerja sejak awal kuliah.

Apakah Lulusan Jurusan Desain Interior Dibayar dengan Layak?
Apakah Lulusan Jurusan Desain Interior Dibayar dengan Layak?

Ada beberapa trik yang bisa membantu Anda agar sukses setelah lulus, diantaranya:

  • Pelajari Dasarnya

Anda wajib mempelajari dasar dalam penataan ruang. Tanpa dasar inilah, misalnya bagaimana cara membuat perspektif, Anda tidak bisa membuat sketsa yang baik.

Sama halnya ketika Anda mencoba melakukan cara membuat logo sendiri tapi tidak tahu penataan yang bagus seperti apa.

Jadi, sebisa mungkin, Anda mengerti dasar dari materi desain interior ya.

  • Fokus

Tentukan fokus Anda. Setelah Anda lulus kuliah, Anda tidak hanya bisa menjadi desainer interior, akan tetapi bisa juga menggeluti profesi, seperti:

  1. Konsultan.
  2. Universal designer.
  3. Furniture arrangers.
  4. Corporate designer.
  5. Menjual bahan baku.
  6. R&D furniture.

Dari sekian banyak profesi tersebut, pilih profesi apa yang akan Anda geluti. Setelah itu, cari tahu apa saja yang dibutuhkan dan tekuni.

  • Sketsa

Pahami dan latihan membuat sketsa. Dari sketsa ini, Anda bisa menunjukkan interior seperti apa yang ingin Anda aplikasikan.

Selain itu, kuasai software yang Anda gunakan. Bisa autocad, sketchup atau software lain yang dibutuhkan. Penguasaan software akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan dan karir yang cukup bagus.

  • Komunikasi dan Relasi

Siapa bilang menjadi sukses harus selalu berkaitan dengan nilai? Buktinya, banyak orang sukses yang memiliki kemampuan komunikasi dan relasi yang baik.

Dalam hal ini bukan berarti Anda harus mengedepankan komunikasi dan relasi ya. Anda tetap harus menyeimbangkan kemampuan Anda dengan komunikasi dan relasi. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang layak.

  • Portofolio

Jangan lupa untuk memiliki portofolio ya. Portofolio ini akan dijadikan bukti apakah kemampuan Anda layak atau tidak untuk dipekerjakan dan diajak kerjasama. 

Jadi, apakah lulusan jurusan desain interior dibayar layak? Cukup layak. Namun, layak tidaknya termasuk tinggi rendahnya upah, kembali lagi ke pihak siapa yang mempekerjakan dan bagaimana value Anda.